Saturday, June 13, 2009

Kemewaktuan dalam komik

Dulu sekali pernah membuat presentasi ttg komik. Tadi lihat2 kembali beberapa lembar dari komik2 Calvin Hobbes.

Ada yg menarik ttg 'waktu' atau timing dalam membaca komik, dan kemewaktuan dalam komik itu sendiri.
Di akhir salah satu cerita, Calvin berkata,"Ever notice how time slows down during a catasthrope?"
sementara itu Hobbes menyeletuk,"Sighhh.. and good times are always over so fast."

Ini benar2 seperti yg dibincangkan oleh Heidegger ttg 'waktu' dan Sein und Zeit (being and time). Komik mempunyai tempat utk membaca waktu secara unik. Ada yg dapat membaca komik dengan cepat 2 jam selesai, tetapi ada juga yg membacanya secara perlahan 2-3 hari baru selesai. Sementara itu komikus maupun komik itu sendiri tidak menerapkan waktu yg objektif di dalamnya.
jadi, seorang pembaca komik bisa saja mempunyai penghayatan akan waktu yg berbeda dgn si pembuat komik, dan bahkan antara satu pembaca dengan pembaca dapat mempunyai penghayatan akan waktu yg berbeda.

Dengan begitu ketika membaca komik, manusia (dasein) dapat mengalami suasana hati(stimmung) sehingga ia mewaktu (zeitlich) dan bila itu terjadi ia dapat menjadi otentik dengan menjadi terbuka pada Ada-nya. Jadi selain sebagai hiburan atau eskapisme, ternyata komik dapat memberikan kesempatan pada seseorang utk menghayati waktu dan menjadi otentik barang sejenak.

No comments:

Post a Comment